Soal Larangan Natal, Mahfud: Setiap Warga Negara Berhak Menjalankan Keyakinan Masing-masing

Soal Larangan Natal, Mahfud: Setiap Warga Negara Berhak Menjalankan Keyakinan Masing-masing
109 Kali Di Baca

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan larangan perayaan Natal di Dharmasraya dan Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), sedang diselesaikan secara baik.

Mahfud menyebut setiap warga negara berhak menjalankan keyakinan masing-masing. Karena itu dirinya meminta masyarakat saling menghormati dan menghargai hak itu.

Mahfud pun berharap tidak terjadi konflik di masyarakat terkait penyelesaiaan tersebut.

“Itu sedang diselesaikan secara baik-baik. Pada dasarnya di dalam hukum itu setiap orang, bukan setiap kelompok, bukan setiap suku, tetapi setiap orang dikatakan mempunyai kebebasan untuk melaksanakan keyakinan atas agamanya dan kepercayaannya masing-masing,” ujar Mahfud di Ritz-Carlton Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019).

Sebelumnya, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menerima laporan adanya larangan perayaan Natal di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sijunjung.

BPIP menyatakan larangan itu tidak dibenarkan dalam konstitusi Indonesia.

“Negara ini berdasarkan Pancasila dan konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, yang memberi jaminan kepada setiap orang untuk beribadah,” kata Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo, Jumat (20/12).