Singgung Intel Bercadar, Prabowo Tak Hargai Perbedaan


899 Kali Di Baca

Prabowo Subianto semakin menunjukkan sisi gelapnya. Calon presiden yang dikenal temperamental sekaligus diragukan ke-Islamannya ini juga tidak menghargai perbedaan keyakinan. Baru-baru ini, dalam sebuah video yang viral, Prabowo menyinggung seorang perempuan yang mengenakan cadar.

Kejadian itu berlangsung ketika Prabowo sedang berpidato di depan pendukungnya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat pada Jumat (8/3/2019) lalu. Mulanya, Prabowo mengatakan bahwa rakyat di desa sudah mengerti tentang apa yang diperjuangkannya soal menyejahterakan rakyat jika terpilih menjadi presiden.

Di tengah-tengah pidatonya itu, tampak Prabowo memfokuskan pandangannya ke arah seseorang. Ketua Umum Partai Gerindra itu terlihat menaruh curiga kepada seseorang yang diduga sebagai penyusup.

“Kamu kok pakai tutup mukamu kenapa? Intel kamu bukan?” tanya Prabowo mengarah pada orang yang dimaksud.
Pertanyaan itu sontak membuat riuh para penonton yang hadir. “Pakai kaca mata gelap ini (wajah) ditutup, apa sih masalahnya gitu lho,” kata Prabowo.

Bukan saja melecehkan perempuan bercadar, Prabowo juga menunjukkan sikap arogansinya di kesempatan berbeda. Kegalakan prajurit TNI pecatan tersebut viral di media sosial ketika memarahi seseorang saat iring-iringan mobil. Prabowo sampai memukul tangan pria berbaju batik yang diduga aparat keamanan. Peristiwa itu terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (12/3).
Dalam video itu, Prabowo tengah menyapa ratusan warga. Tiba-tiba, mantan Danjen Kopassus itu marah dan ingin pria berbaju batik tersebut melepaskan tangannya dari mobil yang dinaiki Prabowo. Prabowo sampai menunjuk-nunjuk pria tersebut. Dia tampak marah hingga meminta orang tersebut meninggalkan iring-iringan mobilnya. Seorang penggiat media sosial, Iman Brotoseno, bahkan menyebut bahwa Prabowo adalah capres yang berkarakter galak.

Arogansi Prabowo bukan rahasia umum. Karakter temperamental dan emosional melekat dalam dirinya. Pada Pemilihan Presiden 2014, misalnya, Prabowo disebut ‘memukul’ seorang staf berbaju biru di KPU. Aksi itu sempat terekam dalam video seperti dilansir artikel Indonesia Media berjudul Beredar Foto Prabowo Pukul Orang di KPU. Insiden tersebut sempat diselidiki. Namun, dari foto, Prabowo yang mengenakan kemeja putih lengan panjang, memukul seseorang yang memakai baju biru.
Peristiwa yang menunjukkan sifat asli Prabowo juga terekam pada 9 Juli 2014. Demikian disiarkan detik.com dalam artikel bertajuk Ketika Prabowo Marah Besar pada Sejumlah Reporter Televisi. Saat itu, Prabowo marah besar kepada sejumlah televisi. Pangkal musababnya karena pemberitaan dinilai kerap menyudutkannya. Kru televisi yang dimarahi Prabowo antara lain Berita Satu, Kompas TV, dan Metro TV.

Masih pada Pilpres 2014, Prabowo sempat melampiaskan amarah kepada para petinggi partai yang menyokong dia dan Hatta Rajasa. Kemarahan Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya itu memuncak ketika membaca draf pidato para elite partai penyokong seusai putusan Mahkamah Konstitusi.

“Kalian berkhianat? Dapat apa dari Jokowi?” katanya dengan suara tinggi seperti dimuat di majalah Tempo edisi 25-31 Agustus 2014 bertajuk Rencana Baru Koalisi Sang Jenderal. Prabowo juga diketahui pernah menggebrak meja di depan para ulama.