PDIP Menyoroti Bidang Pertahanan dan Kebudayaan dalam Konsep Kabinet Jokowi-Ma’ruf


29 Kali Di Baca

Bursa calom Menteri di pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin masih menjadi sorotan partai politik koalisi pemerintah.

Belakangan banyak tersebar informasi hoaks mengenai susunan kabinet Jokowi periode kedua, hal itu tak juga menganggu kinerja Presiden Jokowi dalam menentukan langkah penyusunan kabinet.

Meskipun penunjukan calon Menteri menjadi hak prerogratif Presiden, namun Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengusulkan konsep Trisakti dalam kabinet pemerintah Jokowi-ma’ruf mendatang.

Konsep tersebut meliputi berdikari di bidang ekonomi, keuangan, air, kebudayaan, hingga pertahanan.

“Bagimana kita berdikari di bidang ekonomi di bidang keuangan, pangan, air, pertahanan bidang kebudayaan kemudian berbagai aspek strategis seperti pertahanan. Kita harus berdikari,” ujar Hasto seusai Kongres V di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Sabtu (10/8).

Dalam bidang pertahanan dan kebudayaan Hasto mengatakan, negara butuh industri pertahanan yang kuat dan TNI yang profesional.

“Industri pertahanan yang kuat kita perlukan, TNI yang betul betul profesional kemudian mampu menjadi pertahanan yang efektif, kita perkuat dengan daya dukung industri persenjataannya misalnya,” ujarnya.

Sementara terkait kebudayaan, Hasto mengaku sudah ada kebijakan politik. Namun, hal tersebut akan langsung disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Presiden Jokowi.

Kendati demikian, PDIP mengembalikan keputusan terkait struktur kabinet kepada Jokowi. Terkait nama pun, Hasto meyakini Megawati sudah mengantongi nama. Tetapi kembali kepada Jokowi untuk memutuskan.

“Ibu Mega sudah memiliki nama-nama yang akan diusulkan dan akan dicalonkan tapi kami tetap menghormati hak prerogratif presiden mengingat kabinet dibentuk oleh bapak presiden tetapi partai terus menyiapkan langkah kaderisasi tersebut,” tegas dia.