Laba BUMN Meningkat Sebesar 190 Triliun


166 Kali Di Baca

Menteri BUMN Rini Soemarno menyebut terdapat 25 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengantongi laba bersih di atas Rp1 triliun pada tahun 2018. Sementara keseluruhan BUMN tercatat mengantongi laba sekitar Rp190 triliun, naik tipis dibanding 2017 sebesar Rp186 triliun.

Meskipun hanya naik tipis dibanding 2017, namun laba BUMN meningkat cukup besar dibanding 2016 sebesar Rp142 triliun.

“Kemarin kami ada pertemuan dengan seluruh dirut, sudah ada 25 perusahaan yang keuntungannya di atas Rp1 triliun. Saya harapkan Pelindo ke depan akan masuk di situ,” ungkap Rini usai peresmian Kantor Pelindo I di Medan, Minggu (17/3).

“Ini belum final, tapi insyaallah Rp190 triliun (laba 2018), termasuk Rp900 miliar dari Pelindo 1,” tambah dia.

Disisi lain, Rini menambahkan aset yang dimiliki Kementerian BUMN, juga meningkat pesat. Pada akhir tahun lalu, aset BUMN mencapai Rp8.020 triliun, naik nyaris dua kali lipat dibanding 2017 sebesar Rp4.500 triliun.

Rini pun berpesan Pelindo 1 harus bisa menunjukkan sebagai oeprator berstandar internasional mengingat perusahaan pelabuhan tersebut merupakan pintu masuk utama Indonesia dari Asia Bagian Barat.

Apalagi, lanjut dia, banyak proyek strategis yang ditangani Pelindo 1 seperti Pelabuhan Kuala Tanjung, Sibolga, Belawan hingga Pelabuhan Tanjungbalai Asahan, dan lainnya.

“Saya mendorong terus bahwa Pelindo 1 sebetulnya gate utama untuk Indonesia. Kalau kita bicara India, Bangladesh, Timur Tengah, ini gatenya harusnya di sini. Seharusnya Pelindo 1 bisa betul-betul menunjukkan sebagai operator pelabuhan yang berstandar internasional,” tegasnya.

Capaian keuntungan BUMN pada 2018 memperlihatkan perkembangan positif bagi BUMN untuk di tahun 2019. Rini berharap, BUMN dapat terus berkembang pesat dalam rangka mencapai target sehingga mampu memberikan manfaat kepada masyarakat secara optimal.