Kemacetan di Jabodetabek Menimbulkan Kerugian, Jokowi Serukan Transportasi Harus Terintegrasi


827 Kali Di Baca

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa integrasi transportasi di wilayah Jabodetabek harus segera diselesaikan dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Sebab kemacetan di wilayah itu telah menimbulkan kerugian yang semakin besar.

“Integrasi tidak bisa ditunda-tunda lagi karena kemacetan di Jabodetabek telah menimbulkan kerugian,” tegas Jokowi saat memimpin rapat kabinet terbatas membahas kebijakan pengelolaan transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Selain integrasi, capres petahana ini juga mengingatkan kesinambungan antarmoda baik MRT, LRT, TransJakarta, KRL, maupun angkutan umum lainnya.

“Saya yakin langkah ini akan mengurangi kemacetan di Jabodetabek,” ujarnya.

Namun yang terpenting kata Presiden, pengelolaan transportasi harus terintegrasi dengan tata ruang dan berkesinambungan antarmoda transportasi, sehingga kemacetan di Jabodetabek akan berkurang.

Presiden Jokowi berkeyakinan dengan selesainya proyek MRT dan LRT di Jakarta dan sekitarnya maka dapat menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman.

Dengan integrasi sistem transportasi Jabodetabek, bukti bahwa Presiden Jokowi adalah seorang yang visioner dan solutif dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di negara Indonesia.