Kebiasaan Jokowi Menghentikan Kegiatan Saat Adzan untuk Beribadah

Kebiasaan Jokowi Menghentikan Kegiatan Saat Adzan untuk Beribadah
10 Kali Di Baca

Sosok calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo yang santun dan taat beribadah ini bukanlah pencitraan seperti yang dikatakan lawan-lawan politiknya. Hal itu memang sudah menjadi kebiasaan Jokowi dimanapun ia berada.

Seperti yang belum lama ini dilakukan Jokowi di HUT ke-46 PDI Perjuangan, dimana Presiden Jokowi menghentikan pidatonya saat Adzan berkumandang. Saat itu, Jokowi baru menyapa Megawati dalam pidatonya.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma’ruf Amin, Erick Thohir menilai sikap Jokowi yang berhenti berpidato ketika mendengar azan di acara HUT PDI ke-46 bukan pencitraan.

Menurut Erick, Jokowi selalu menyempatkan diri beribadah meskipun tengah sibuk melakukan kegiatan kenegaraan dan kampanye.

“Saya mutar kemarin di Aceh sama beliau, begitu waktunya salat berhenti kampanye langsung salat. Kemarin di acara PDIP ketika beliau beri sambutan ketika azan berhenti pidatonya. Itu bukan pencitraan karena beliau imam yang baik,” ujar dia saat berkunjung ke Setu Rawa Kalong, Curug Cimanggis Kota Depok, Minggu (13/1/2019).

Erick memberberkan kriteria pemimpin yang dibutuhkan Indonesia kedepan, yakni yang bisa menjadi seorang imam dan sahabat. Ia menilai dua kriteria tersebut penting bagi seorang pemimpin.

“Ini penting sekali ketika keluarga, bangsa kita kalau mau terus maju, sejahtera mesti punya imam yang baik. Kemudian, kalau kita mencari sahabat untuk keseharian kita Insya Allah juga persahabatannya tulus dan baik,” kata dia.

Erick meminta agar masyarakat pada tanggal 17 April 2019 mendatang untuk menjatuhkan pilihan kepada pasangan nomer urut 1, Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Saya ingin mengetuk hati nurani yang hadir di sini kita mencari imam yang baik sahabat yang baik. Kasih lihat bahwa beliau ada pilihan utama kita karena apa beliau telah kerjakan selama ini harus berlanjut,” ujarnya.