Jokowi: Pemecatan Dirut Garuda Pesan untuk Pejabat Negara Agar Tak Main-main

Jokowi: Pemecatan Dirut Garuda Pesan untuk Pejabat Negara Agar Tak Main-main
72 Kali Di Baca

Presiden Joko Widodo mengaku sangat mendukung langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang memecat Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

Pria yang akrab disapa Ari Askhara ini dipecat lantaran kasus penyelundupan motor Harley-Davidson. Jokowi pun menyebut langkah Erick itu sudah sangat tepat.

“Sudah diputuskan oleh Menteri BUMN. Sudah itu tegas sekali. Saya kira pesannya tegas sekali,” tegas Presiden Jokowi usai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6/12).

Menurut Jokowi, pemecatan Ari Askhara memberi pesan kepada semua pejabat negara, agar tidak lagi bermain-main dan memanfaatkan jabatan demi kepentingan pribadi.

“Menteri BUMN sudah tegas sekali. Sudah itu pesan untuk semuanya. Jangan main-main. Jangan ada yang mengulang seperti itu lagi,” ujarnya.

Diketahui, pencopotan Ari Askhara dilatarbelakangi temuan kantor Bea dan Cukai atas motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal di pesawat baru milik Garuda berjenis Airbus A3330-900 Neo. Pesawat tersebut melakukan perjalanan perdananya dari pabrik Airbus di Prancis.

Ari Askhara berada dalam pesawat itu. Eric Tohir yang mendapat informasi tersebut langsung mengambil sikap tegas dengan mencopot dirut Garuda itu.

“Dengan itu, saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini kami, karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya,” kata Erick Thohir.