Jokowi Ingin Para Pelajar jadi Pemimpin yang Baik untuk Indonesia

Jokowi Ingin Para Pelajar jadi Pemimpin yang Baik untuk Indonesia

Presiden Joko Widodo mengingatkan anak-anak Indonesia untuk menjaga persatuan dan memahami perbedaan.

Ia berharap para pelajar dapat menjadi pemimpin yang baik untuk Indonesia lebih maju.

hal itu disampaikan Jokowi saat membuka silaturahmi Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (AKSI) 2018 di Grand Mulya Resort and Convention Hotel, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu (10/10/2018).

Di tahun politik ini, Presiden Jokowi mengajak para siswa agar tidak mudah di adu domba. Jokowi menilai, isu-isu yang memecah belah masyarakat bisa datang dari dalam maupun luar negeri. Termasuk bisa juga dari kepentingan politik.

“Jangan sampai kita diadu-adu. Ini berbahaya sekali, apalagi anak-anak yang di sini semua ini pemimpin sekolah masing-masing. Baik dari pimpinan rohaniawan maupun OSIS,” kata Jokowi.

“Kita harus sadar jangan sampai terpecah-pecah,” imbuhnya.

Menurut Presiden, perbedaan pasangan dan pilihan pada saat pesta demokrasi merupakan hal yang biasa terjadi dinegara manapun. Namun tentu, Indonesia memiliki kultur yang berbeda dimana gotong royong dan kebersamaan sudah menjadi bagian dari kehidupan turun temurun di Republik ini.

“Silakan milih A, B, silakan. Tapi jangan sampai antar teman enggak saling sapa. Waduh itu rugi,” ujarnya.

Terkahir Jokowi berpesan agar selama pelaksanaan AKSI di Bogor, para pelajar bisa mendapatkan pemahaman terkait wawasan kebangsaan dan kebhinekaan serta menyadari bahwa Indonesia adalah milik semua generasi bangsa.