7 Tersangka Militan yang Terafiliasi ISIS di Papua Diringkus Polisi

7 Tersangka Militan yang Terafiliasi ISIS di Papua Diringkus Polisi
239 Kali Di Baca

Menjelang Hari Raya Natal, Polisi mengaku telah menangkap tujuh tersangka militan di provinsi Papua, Sabtu (14/12).

Wakapolda Papua Yakobus Marjuki, mengatakan awalnya unit kontraterorisme menangkap seorang laki-laki bernama Karwanto dalam penyerbuan sebuah rumah di kota Sentani pada 5 Desember.

Penangkan itu kata dia, dilakukan setelah mendapat informasi intelijen bahwa beberapa anggota kelompok ekstremis itu telah melarikan diri ke Papua dari wilayah Indonesia lain sejak tahun lalu.

Kemudian, penangkapan itu berujung pada penangkapan enam tersangka lain yang ditangkap dalam sepekan belakangan di Jayapura, Ibukota provinsi Papua.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah pisau, laptop, bahan peledak dan sebuah bom dari tiga rumah yang dikontrak para tersangka.

Yakobus menolak mengatakan terkait rencana para tersangka di provinsi Papua. Namun, dia mengatakan mereka yang ditangkap diduga merupakan para anggota kelompok lokal yang terafiliasi dengan ISIS, yang dikenal dengan nama Jama’ah Anshorut Daulah atau JAD, dari Lampung dan Medan.

Seperti diketahui, JAD pernah terlibat dalam sejumlah serangan di Indonesia dalam dua tahun belakangan dan termasuk dalam daftar organisasi teroris oleh AS pada 2017.

Untuk sementara pihak berwenang terus meningkatkan keamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dari ancaman terorisme dan radikalisme.