1000 Masih Kurang, Pemerintah Berencana Bangun Minimal 3000 BLK di Pesantren

1000 Masih Kurang, Pemerintah Berencana Bangun Minimal 3000 BLK di Pesantren
62 Kali Di Baca

Setelah usai membangun 1000 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di pesantren tahun ini, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa tahun depan jumlahnya ditargetkan naik menjadi minimal 3000 BLK.

“Saya kira kalau cuma seribu, masih sangat kurang. Tahun depan minimal 3000. Karena jumlah pesantren di Indonesia mencapai 29 ribu,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada penandatanganan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan pondok pesantren penerima bantuan BLK Komunitas untuk pesantren di Jakarta, Rabu (20/2).

Saat ini lanjut Jokowi mengatakan, Indonesia dihadapkan pada bonus demografi, di mana penduduk usia produktif jauh lebih banyak. Menurutnya, bonus demografi akan menjadi masalah bagi Indonesia jika angkatan kerja tidak memiliki keterampilan kerja. Untuk itu kata dia Indonesia harus siap menyongsong bonus demografi dengan menyiapkan angkatan kerja yang terampil.

Caranya melalui BLK Komunitas di pesantren. Langkah ini kata Jokowi dinilai sangat efektif serta menghasilkan pelatihan yang lebih baik. Sebab pelatihan dilaksanakan langsung di dalam pesantren yang pesertanya menetap. Sehingga proses pelatihan bisa dilakukan kapan saja, siang atau malam.

Selain itu, pesantren juga diberi kebebasan menentukan jurusan keterampilan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di daerah setempat, sehingga betul-betul terjadi link and match.

“Selanjutnya Saya akan melihat langsung ke lapangan, guna memastikan BLK di pesantren bejalan baik,” ujar Presiden.